Saturday, 20 September 2014

Senyawa Alkuna

Pembuatan Senyawa Alkuna
        Pada umumnya senyawa alkuna dibuat melalui reaksi eliminasi, substitusi atau pembakaran. Berikut ini beberapa contoh pembuatan alkuna
*Dalam industri etuna dibuat dari pembakaran tidak sempurna metana. Reaksi pembentukan etuna (asetilena) :
       4 CH4 (g) + 3 O2 (g   2C2H2 (g) + 6 H2O (g)
*Dalam jumlah kecil asetilena juga dapat dibuat  dari reaksi batu karbid (kalsium karbida) dengan air:
       CaC2 (s) + 2 H2O (l)     Ca(OH)2 (aq) + C2H2 (g)
*Perengkahan alkana
Etuna dapat diperoleh dari perengkahan alkana dalam minyak bumi.
*Reaksi substitusi etuna                                          
Alkuna dengan rantai lebih panjang dapat diperoleh melalui reaksi substitusi etuna
Alkuna
Artikel ini bukan mengenai Alkana atau Alkena.
Alkuna adalah hidrokarbon tak jenuh yang memiliki ikatan rangkap tiga. Secara umum, rumus kimianya CnH2n-2. Salah satunya adalah etuna yang disebut juga sebagai asetilen dalam perdagangan atau sebagai pengelasan.
Tata Nama
Semua anggota alkuna berakhiran -una dan menurut IUPAC.
Rantai karbon lurus[sunting | sunting sumber]
Untuk alkuna rantai lurus, dinamakan sesuai dengan alkana dengan jumlah atom karbon yang sama, namun diakhiri dengan -una. Berikut adalah alkuna dengan jumlah atom karbon 1-10 disebut:

1.  Etil          = CH
2. Etuna       = C2H2
3. Propuna    = C3H4
4. Butuna      = C4H6
5. Pentuna    = C5H8
6. Heksuna   = C6H10
7. Heptuna,  = C7H12
8. Oktuna     = C8H14
9. Nonuna,    =C9H16
10. Dekuna,    =C10H18
Rantai karbon bercabang
Untuk memberikan nama alkuna dengan rantai bercabang sama mirip dengan alkana rantai bercabang. Namun "rantai utama" pada proses penamaan haruslah melalui ikatan rangkap 3, dan prioritas penomoran dimulai dari ujung yang terdekat ke ikatan rangkap 3.

Manfaat Alkuna

Alkuna banyak digunakan untuk bahan awal untuk mensintesis senyawa organik lain yang berguna.

No comments:

Post a Comment

Comments system

Disqus Shortname